Pembangunan jalan nangka kacung Diduga Terkesan Amburadul terlihat Kurang Volume 

‎Lubuklinggau.linggaufakta.com — perbaikan  jalan Nangka lintas Kacung kelurahan Ponorogo kecamatan Lubuklinggau Utara II kota Lubuklinggau dilaksanakan pertengahan bulan Oktober 2025 dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau ,22/10/25

“Dengan Angaran yang di kucurkan oleh pemerintah kota Lubuklinggau Dinas PUPR Sangatlah Besar Senilai 5 Miliyar Rupiah untuk perbaikan ke 3 Jalan Tersebut, jalan Nangka,jalan,banten

<span;>‎,dan darma 3  yang di tayangkan oleh  LPSE kota Lubuklinggau ,

Untuk pengawas dari prusahaan,bernama Tedi mengaku sebagai pengawas dari perusaan Bania Rahman Utama'(BRU) Engan di komfirmasi ia hanya mengatakan bahwa perusaan hanya memperbaiki jalan saja sementara fasilats Siring yang di bangun sejak lama,hancur akibat mobil matrial bermuatan berat,saat berlintasan.”

pengerjaan jalan nangka kacung dari RT.05,sampai RT.02 tersebut Diduga asal asalan dikarenakan, Jalan tersebut Sudah banyak berlobang ,dan digenang air saat hujan turun, akan tetapi tanpa ada pembersihan lahan,penggusuran,dan Patching pada lobang lobang,apalagi untuk penghampatan agreget sama sekali tidak di lakukan,

Setelah di aspal jalan tersebut terlihat bergelombang,dan pori -pori Jalan Sangat kasar diakibatkan kepanasan aspal kurang dari 99 Drajat ,abu Batu ataupun pasir sangat minim sehingga terlihat kasar,akan mengandung genangan air saat hujan turun pada jalan,”


‘Terlihat sepintas selain kasar,jalan terlihat bergelombang.dan volume sedikit berkurang apalagi kualitas dan kuantitas jalan tersebut,dan saat pemadatan aspal tidak mengunakan Vibro roller  sementara vibro roller adalah alat berat pemadat yang menggunakan kombinasi getaran dan tekanan untuk memadatkan material seperti tanah, pasir, atau aspal. Alat ini sangat penting dalam proyek konstruksi seperti pembangunan jalan,

‎”Jika perusahaan tersebut mengunakan getaran jalan saat memadati aspal maka volume ketebalan jalan akan berkurang dari diameter  rencana anggaran belanja (RAB ) dalam bentuk pengawasan dari Dinas PUPR kota Lubuklinggau sangat minim  dari pengawas konsultan,PPTK tidak berada di lokasi saat jalan di kerjakan oleh pihak ketiga sehingga kesempatan  prusaan yang mengerjakan melakukan kecurangan,”.

“Menurut pandangan dari masyarakat setempat,dengan terbangunaya jalan tersebut,apakah bertahan berapa lama melihat jalan yang di kerjakan diduga amburadul,sementara jalan nangka kacung itu sudah puluhan tahun tidak di sentuh oleh pemerintah kota Lubuklinggau, padahal walikota Lubuklinggau H.Rachmat Hidayat sudah datang kelokasi pekerjaan pada hari kedua sejak pekerjaan di mulai.”.

Sebagai keluhan  masyarakat setempat jalan yang di bangun tahun ini belum tentu sepuluh tahun akan datang di bangun kembali ,seharusnya dalam perbaikan jalan ini kualitas nya bertahan sampai sepuluh tahun kemudian,’.ujar sala satu masyarakat setempat.

“‎Dengan kondisi pembangunan jalan nangka kacung kelurahan Ponorogo yang dikerjakan oleh PT.Bania Rahman Utama’ BRU, dengan hasil yang diduga tidak maksimal apakah dari dinas PUPR yang tidak Mengawasi pekerjaan tersebut akan di 100% kan  oleh dinas PUPR kota Lubuklinggau,jika jalan tersebut tanpa ada perbaikan ulang dari PT.Bania Rahman Utama’ maka masyarakat Bakan kecewa dengan kinerja  pemerintah,kota Lubuklinggau,”

Sanpai berita ini diterbitkan pihak dinas PUPR kota Lubuklinggau belum dapat di temui guna untuk dikonfirmasi dan blum ada jawaban dari Kabid bina marga melalui pesan singkat WhatsApp nya “(Edison)