Musi Rawas, linggaufakta – beberpa Hari lalu bupati Musi Rawas. lantik PLT Kepala Dinas Penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, (DPMPTSP) Kabupaten Musi Rawas. pelantikan tersebut menuai kontroversi dikalangan Aktivis wilayah Musi Rawas dan Lubuklinggau.
Sancik, S.IP aktivis, menyampaikan Pendapatnya Melalui Awak Media jumat 07 November 2025 pelantikan Heru Julius Pratama sebagai PLT. Kepala DPMPTSP Kabupaten Musi Rawas pada beberapa hari yang lalu.
Menurut Sancik, S.IP penunjukan PLT kepala badan tersebut adanya aroma Nepotisme, yang mana Heru Julius Pratama adalah anak menantu Bupati Musi Rawas, dan anak kandung dari Sunardin kepala DPMPTSP Kabupaten Musi Rawas sebelumnya, dikarenakan saat ini Sunardin purnabakti maka jabatan tersebut diturunkan pada Heru Julius Pratama. Diketahui Heru Julius Pratama saat ini menduduki jabatan definitif Kabag Prokopim Setda Kab. Musi Rawas.
Ironisnya dua priode masa jabatan Bupati Musi Rawas diduga tidak luput yang namanya pejabat tinggi pratama rangkap jabatan. Yang menjadi pertanyaan publik, Apakah SDM ASN di Kabupaten Musi Rawas tidak ada yang layak atau mempuni menduduki kekosongan pejabat tinggi pratama hingga harus double job, atau kebijakan ini hanya meloloskan konflik kepentingan oknum tertentu.
Seharunya untuk mengisi Kekosongan Jabatan Strategis di kabupaten Musi Rawas saat tersebut, secepatnya Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas Melakukan Lelang Jabatan, mengingat Pasangan Bupati Musi Rawas Hj, Ratna Machmud Dan H.Suprayitno. Sudah lebih Enam Bulan menjabat atau lantik sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Musi Rawas priode 2025-2030. Tutupnya.(Edison)












